Loker Pengumuman Rekrutmen SIPSS Tahun Anggaran 2026

Perusahaan Tersedia

Deskripsi Pekerjaan
SIPSS: Jalur Pendidikan bagi Lulusan Sarjana yang Ingin Menjadi Perwira Polri

SIPSS adalah singkatan dari Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana, yaitu jalur pendidikan khusus bagi lulusan sarjana yang ingin bergabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Melalui SIPSS, peserta dididik dan dibentuk menjadi perwira Polri sesuai dengan latar belakang keilmuan masing-masing.

Polri sendiri merupakan lembaga kepolisian nasional Indonesia yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sebelumnya, lembaga ini dikenal dengan nama Badan Polisi Negara (BPN), Djawatan Polisi Negara (DPN), dan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI). Polri memiliki moto Rastra Sewakotama yang berarti Abdi Utama bagi Nusa Bangsa. Adapun tugas utama Polri di seluruh wilayah Indonesia meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Persyaratan Umum SIPSS

Berikut persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon peserta SIPSS:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Usia minimal 18 tahun pada saat dilantik menjadi anggota Polri.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba, dibuktikan dengan surat keterangan bebas narkoba dari instansi berwenang.
  • Tidak sedang terlibat kasus pidana maupun pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.
  • Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada satuan kerja (satker) sesuai keahlian atau latar belakang program studi.
Persyaratan Khusus SIPSS

Peserta dapat berasal dari pria maupun wanita, bukan anggota atau mantan anggota Polri/TNI dan PNS, tidak pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI, serta tidak terikat ikatan dinas. Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

Jenjang S-2:
  • Psikologi (Profesi)
  • Pengembangan Kurikulum
  • Kajian Ilmu Kepolisian
  • Kedokteran Spesialis: Patologi Anatomik dan Mikrobiologi Klinik
Jenjang S-1:
  • Ilmu Pemerintahan
  • Teknik Sipil
  • Ilmu Keolahragaan/Pendidikan Kepelatihan Olahraga/Pendidikan Jasmani
  • Theologi Kristen (Pendeta/Nikaris, khusus pria)
  • Theologi Hindu
  • Pendidikan Bahasa Prancis
  • Sastra Korea
  • Kedokteran Gigi (Profesi)
  • Ilmu Sejarah
  • Desain Komunikasi Visual
  • Biologi (MIPA)
  • Kimia (MIPA)
  • Fisika (MIPA)
  • Sistem Informasi/Teknologi Informasi/Teknik Komputer/Komputer
  • Farmasi (Profesi Apoteker)
  • Statistika/Statistika Terapan
  • Manajemen
  • Seni Rupa
  • Semua program studi dengan sertifikat Commercial Pilot License Flying School
Khusus Rekrutmen Proyeksi Penugasan Polda Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara:
  • S-2 Psikologi (Profesi) bergelar M.Psi.
  • S-1 Kedokteran (Kedokteran Umum/Profesi)
  • S-1 Psikologi (Profesi)
  • D-IV Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit
Ketentuan Akademik dan Usia

Peserta harus berasal dari perguruan tinggi negeri atau swasta dengan program studi terakreditasi minimal B (Instrumen Akreditasi 7 Standar) atau minimal Sangat Baik (Instrumen Akreditasi 9 Kriteria). Akreditasi tersebut berlaku pada tahun kelulusan sesuai Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2022, dengan IPK minimal 3,0. Ijazah yang dilampirkan wajib dilegalisir atau diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik, berlaku untuk jenjang D-IV, S-1, maupun S-2. Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan dari Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek.

Batas usia peserta pada saat pembukaan pendidikan pembentukan siswa SIPSS Tahun Anggaran 2026 adalah:

  • Maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis
  • Maksimal 30 tahun untuk S-2 dan S-2 Profesi
  • Maksimal 28 tahun untuk S-1 Profesi
  • Maksimal 26 tahun untuk S-1 dan D-IV
Persyaratan Fisik dan Komitmen

Tinggi badan minimal dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku adalah 162 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita. Peserta juga harus belum pernah menikah secara hukum positif, agama, maupun adat (belum pernah hamil atau melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan. Selain itu, peserta bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun sejak diangkat menjadi Perwira Polri, bersedia ditempatkan pada satker atau Polda sesuai kompetensi, tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain, serta memperoleh persetujuan dari instansi tempat bekerja bagi yang sudah bekerja, disertai pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan SIPSS Tahun Anggaran 2026.

Tata Cara Pendaftaran Online

1. Buka website penerimaan anggota Polri, lalu klik "Apply Now".
2. Pilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website. Jika mengalami kesulitan, peserta dapat dibantu oleh panitia daerah.
3. Isi formulir registrasi dengan identitas pendaftar, NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua, dan keterangan lain sesuai format pada website.
4. Pastikan seluruh data yang dimasukkan benar dan akurat, lalu periksa kembali dengan teliti.
5. Setelah berhasil mengisi formulir, pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online beserta username dan password untuk login ke halaman dashboard pendaftar. Dashboard ini berisi fitur untuk memantau perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan yang diikuti.
6. Cetak formulir registrasi online untuk digunakan pada proses verifikasi di Polda setempat sebagai Panda.

Tata Cara Verifikasi di Polda Setempat

Pendaftar wajib datang sendiri, tidak boleh diwakilkan, dengan membawa serta menyerahkan hasil cetak formulir registrasi online dan berkas administrasi berikut:

  • Berkas administrasi asli beserta fotokopi rangkap 2 (dua).
  • Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat.
  • Asli Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat. Untuk KK dengan barcode, tidak perlu dilegalisir.
  • Asli akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat. Untuk akte dengan barcode, tidak perlu dilegalisir.
  • Asli ijazah SD, SMP, SMA/SMK/MA/sederajat, D-IV/S-1/S-2 beserta transkrip nilai dan fotokopi yang dilegalisir oleh sekolah atau perguruan tinggi penerbit. Untuk ijazah dengan barcode, tidak perlu dilegalisir.
  • Fotokopi sertifikat akreditasi dari BAN-PT yang dilegalisir. Untuk sertifikat akreditasi dengan barcode, tidak perlu dilegalisir.
  • Asli dan fotokopi SKCK yang dilegalisir oleh Polres penerbit dan masih berlaku pada saat pendaftaran.
  • Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 dengan latar belakang merah sebanyak 10 lembar.
  • Asli dan fotokopi surat persetujuan orang tua/wali (formulir dapat diunduh di penerimaan.polri.go.id).
  • Asli dan fotokopi surat permohonan menjadi anggota Polri yang ditulis tangan (contoh formulir dapat diunduh di penerimaan.polri.go.id).
  • Asli dan fotokopi surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif, agama, atau adat (formulir dapat diunduh di penerimaan.polri.go.id).
  • Asli
Informasi Cepat
Tanggal Posting:
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi:
Seluruh Indonesia